Showing posts with label junkyard. Show all posts
Showing posts with label junkyard. Show all posts

Thursday, November 17, 2011

Cerpen Ngasal

Cerita


Kode area 0751.

Seorang pemudi berjalan tergopoh-gopoh menyusuri lorong-lorong kampus yang katanya kampus termegah se asia tenggara. Kampus yang didominasi warna abu-abu pucat dengan konstruksi menyerupai rumah gadang. Pemudi itu memeluk beberapa buku tebal bersampul keras hasil pinjaman dari perpustakaan kampus sepagi tadi.  Kerudung si pemudi melambai-lambai ditiup angin bukit karamuntiang tempat kampus itu bertahta seperti biasa masyarakat sekitar menyebutnya. Seperti kastil-kastil di jaman pertengahan, bangunan-bangunan ini menyerupai sebuah kastil yang menyendiri di puncak bukit, menyendiri dari hiruk pikuk kehidupan masyarakat kota di 20 km dibawahnya. Memberikan ketenangan untuk para pencari ilmu dalam pengabdian diri mereka masing-masing. Tak pelak suasana 'tersendiri' ini memberikan sensasi kebosanan bagi beberapa pejuang ilmu tersebut.

Si pemudi menarik nafas panjang, ketika membelok masuk ke dalam kelas. Ya, dia punya kelas hari ini. Seperti kelas biasanya, kita diharuskan atau kadang terpaksa berjibaku dengan tumpukan-tumpukan kertas bersarat kata-kata berisikan ilmu, katanya seperti itu, kita mencari ilmu lewat buku. Dan memang, buku memberikan ilmu yang kita mau, tapi banyak juga orang-orang mendapatkan ilmu tidak dari buku.

Si pemudi melongsorkan badannya di sebuah kursi kayu bermeja di bagian depan kelas. Mulai berjibaku dengan buku yang digendongnya menyusuri lorong-lorong kampus tadi. Menenggelamkan diri dalam untaian-untaian huruf times new roman yang terukir di urat-urat kertas. Dan dia mewangi aroma kertas lusuh.

Lebih kurang 1599 km ditenggara, Kode area 022.

Terik matahari april mulai memanggang tengkuk seorang pemuda. Tengkuknya sudah mulai menghitam dihiasi kilatan keringat jika melihatnya dari sudut yang tepat. "anjrit, panas-panas gini gua musti kuliah, duh gusti", si pemuda menyumpah dengan lirih ke botol minuman dingin yang dipegangnya sedari tadi. Sekali-sekali botol itu diusapkannya ke dahi, leher dan bagian manapun kulitnya di setubuhi matahari. Si pemuda berjalan di bawah bayang-bayang gedung perkuliahan di sekitarnya. Melewati kolam Indonesia Tenggelam ditengah-tengah kampus, menuju Labtek III tempat perkuliahannya hari ini.

Senja pun mengusir keberadaan matahari di hari ini, horizon pun dihiasi tirai langit kuning keemasan. Ya, si pemuda tampak manikmati tiap detiknya memandangi ufuk jauh dari puncak atas bangunan kosannya. Dia terlalu antusias dengan lapisan tipis antara siang dan malam, terlebih lagi setelah malam menjelang. Kadang, di kesepian malam kita bisa mendengar bisikan alam, atau mungkin bisikan itu hanya rekaan kepala kita sendiri yang larut terpengaruhi pekatnya malam. Apapun itu, di suasana tersunyi bagian bumi ini, beberapa insan mampu mendengarkan bisikan-bisikan alam, bisikan yang kadang memojokkan, menjatuhkan, namun disisi lain justru bisikan penguji integritasnya sebagai insan.

Ditemani kelinci angkasa yang kelihatan dikejar-kejar beruang raksasa, si pemuda memandang bulatan besar si kelinci dari sudut jendela kamarnya. Kelinci angkasa yang memunggungi beruang, seperti mangsa dikejar pemangsa. Dan si pemuda pun menyadarinya "heeeh,,,langitpun mengetahui", si pemuda berkomentar sembari mendesahkan nafas beratnya.

The moon ain't romantic, its intimidating as hell. Tampaknya kata-kata itu tersirat di raut wajah si pemuda. Kelihatannya, adegan langit malam ini memutar balikkan ruang waktu di benaknya. Ada tatapan harap bercampur rindu di dua buah matanya. Sembari sekali-sekali menghembuskan nafas nya, si pemuda hanya terpaku menengadah langit. "Ini harus segera di akhiri", si pemuda berbisik. "Atau mungkin harus dikejar", dia pun melanjutkan kalimatnya setelah beberapa saat, terpaku kembali ke sebuah titik antara matanya dan langit, hanyut dalam kesendiriannya…

Kode area 0751.

"Minggu depan!!!", si pemudi berteriak histeris pada temannya. "Minggu depan apanya?", sang temanpun menanggapi dengan sudut matanya ketika dia menggulirkan kursor di layar laptopnya. "Minggu depan seminarnya, kyaaaaaa….akhirnya, aku terpilih", si pemudi berteriak bagai hyena kelaparan. "Kamu kepilih? Beneran? Kyaaaaa…", dan lengkaplah sudah, sekelompok hyena kelaparan tercipta di sebuah kamar kontrakan di kaki bukit karamuntiang, berteriak-teriak histeris sembari cekikikan. Dan memang begitulah sebuah kabar gembira, memuntahkan semua emosi keluar, sampai-sampai dua orang gadis pun keliatan seperti kelompok hyena.

"Di Bandung yah seminarnya? Duh..aku juga pengen ikutaan", sang teman tidak kalah histerisnya. "Iya, seminar international, yihaaaa…hahaha". Mereka larut dalam kesukacitaan. "Habis seminar kemana yah?", si pemudi menggoda temannya, dan mereka larut dalam keterbahak-bahakan suasana.

Kota yang bernama Buitenzorg.

Sepasang muda mudi berjalan bergandengan tangan di trotoar jalan di depan sebuah Istana Negara yang halamannya diisi ratusan rusa. Mereka mengukir langkah asmaranya di jalan sambil sekali-sekali melirik bulan pada posisi terbulatnya. "Lihat, bulan purnama, indah yah", sang pemudi berkata ke si pemuda sambil mengeratkan pegangan tangannya. "Iya yah, cantik", si pemuda tersenyum tersipu kepada kekasihnya. Dan inilah moment bulan-itu-romantis bekerja, hanya pada pasangan yang bermandikan lumpur cinta, cinta yang terlihat sisi terangnya, bukan sisi gelapnya. Seperti bulan, yang memiliki sisi terang dan sisi gelap ketika sabit, cinta pun memiliki sisi gelapnya, orang-orang akan melihat sisi terang cinta ketika saling kasmaran, namun mengalami gelapnya cinta ketika semua jalinan kasihnya mengalami goncangan kehancuran. Disinilah orang-orang berteriak menyumpahi cinta, dan menjadi bijaklah orang-orang yang memandang sisi gelap cinta ketika mengalami terangnya.

"Kamu besok gak ngantor kan?", tanya si pemuda ke pasangannya. "Gak, kenapa emang?","Nginap di kosan aku aja yah, kamu kan janji", si pemuda menjawab tanya. "Hmmm, iya, dah lama juga gak, hehe…". Dan mereka menyusuri gang-gang menuju kosan si pemuda sembari berpelukan.

Ditemani suara televisi yang disetel begitu saja, pasangan muda mudi ini berdiri berpelukan di dekat jendela bertirai biru memandangi bulan, tampak jelas kelinci bulannya. Dan ketika bulan-itu-mempengaruhi-emosi bekerja, bibir mereka saling bersujud satu sama lain, mengeratkan pelukan, dan ditambah birahi yang semakin meningkat. Keduanya asik masyuk satu sama lain bersandarkan ke dinding, kecupan demi kecupan berjatuhan dimana-mana, dan balutan tubuhnya sudah berpindah tempat ke sudut kamar entah dimana,  tangan kecil si pemudi menggapai-gapai udara yang pastinya tidak bisa digenggam, suhu udarapun naik seiring waktu berjalan, dan mereka kelihatan seperti dua butir nasi yang saling menempel. Dan tidak menyadari tentunya, dua sosok ghaib mengamati mereka serius dan mencatat seperti penulis yang kebanjiran ide dan menghayalkan kenaikan gaji dari atasannya karena cerita yang dibuatnya terlalu panjang.

Dan terlupakanlah semuanya sementara, apapun yang sedari tadi menjadi buah pikiran pasangan muda mudi ini larut dalam erangan-erangan kecil dan gapaian-gapaian tangan yang tidak berkejelasan. Sehingga.. "Bulannya indah banget yah, aku sayang kamu," "Aku juga sayang kamu," mereka kembali memberhalakan bulan, berdiri berangkulan diselimuti tirai biru.

Kode area 022.

Kota ini terletak di dataran tinggi, ya, bisa dibilang dataran tinggi, dengan bukit-bukit yang mengitarinya bagai benteng alami, dan konon kabarnya dahulunya sangat sejuk, tidak seperti saat ini. Matahari seperti berada di puncak ubun-ubun. Si pemuda sedang memperhatikan pengumuman di sebuah mading jurusan. Tiba-tiba temannya pun menghampiri.

"Lu jadi berangkat pulang? Cepet amat lu mudiknya."

"Iya, mau gimana lagi, bos besar nyuruh cepet-cepet..he he.." si pemuda menjawab.

"Yaudah, kita ke kosan lu aja yuk, gerah nih, males banget."

Mereka berdua berjalan menyisiri sudut-sudut kampus yang telah berdiri dari masa pemerintahan Belanda ini. Mencoba menghindari sengatan matahari april.

Kota yang bernama Buitenzorg.

Nokia Communicator bergetar-getar di sebuah meja kantor. Tampak seorang pemuda sibuk memindahkan lembaran-lembaran kertas berupaya mencari letak sumber bunyi. Setelah menemukannya, benda itu langsung diangkat dan si pemuda menekan tombol answer.

"Halo, aku lagi kerja sayang, ada apa?"

"Awal minggu ini kita jadi kan liburannya? Kamu kan udah janji sayang." yang menelepon menjawab.

"Iya jadi, tiket nya udah aku pesen kok." si pemuda mengulum senyumnya.

"Kamu siap-siap yah, sekarang udah mau akhir minggu lho." si pemuda melanjutkan. Dan percakapan mereka berlanjut.

Kode area 0751.

"Handuk…ada."

"Perlengkapan mandi…ready."

"Charger handphone…udah."

"Bahan seminar?? Hmm…mana yah…oiya belum diambil."

Si pemudi mendata kembali barang bawaannya. Dua hari sebelum keberangkatannya  untuk seminar di Bandung.  Ternyata masih ada barang yang belum dimasukkan ke dalam tas backpack nya.

"Aku ke kampus dulu yah, mau ngambil bahan buat seminar." si pemudi pamitan ke teman satu kosannya.

Malam sebelum hari keberangkatan.

Kode area 0751.

"Udah gak ada lagi yang ketinggalan kan?" teman si pemudi melakukan interogasi kecil-kecilan.

"Udah, beres semua, hihi."

"Besok aku anterin yah pagi-pagi." si teman memberikan sebuah tawaran.

"Ya, boleh, kalo kamu mau."

Kode area 022.

Langit kembali dihiasi kelinci bulan. Si pemuda duduk memeluk kakinya di pinggiran jendela. Kembali menengadah langit.

"Khhh..musti bangun subuh hari." batinnya.

Langitpun menambah melankoli suasana hatinya seperti malam-malam sebelumnya.

Buitenzorg.

Sebuah koper kecil berwarna merah terletak di sudut kamar, dan sebuah ransel kecil juga telah dipersiapkan. Pasangan ini sedang membalik-balikkan brosur tur dari agen penjualan tiket. Tampak ketidaksabaran dari mimik wajah si pemudi.

Bandara

Dari kejauhan terlihat koper merah kecil ditarik dengan lembut oleh seorang perempuan muda. Koper ini terlalu mencolok ditengah-tengah koper hitam atau coklat disekelilingnya. Tak kalah mencolok perempuan muda yang menariknya, terlihat jelas kontraksi otot leher laki-laki di sudut tiang sana yang mencoba mengikuti liuk-liuk badan si perempuan muda. Perempuan muda bergandengan dengan pasangannya. Mereka adalah pasangan muda-mudi Buitenzorg.

Seiring derapan bunyi sol sepatu, mereka melangkah menyisiri ratusan manusia manusia menuju gerbang keberangkatan.

Kurang dari 100 meter dari pasangan muda mudi ini, seorang pemuda memangku ransel kecilnya duduk disebuah kursi panjang bersama calon penumpang lain. Menengadah melihat layar LCD yang menampilkan jadwal keberangkatan. Pemuda ini tampak kebosanan dengan layar LCD yang menempel di tiang bandara ini. "Terlalu kepagian", keluhnya. Pemuda 022 ini mencoba menyibukkan diri dengan buku bacaan yang telah digenggamnya.

Mata si pemuda tidak sengaja melirik kedepan, melihat bertambah banyaknya orang-orang yang berdatangan. Dan dalam tempo sepersekian detik, matanya berpapasan dengan sepasang mata lain. Pemuda ini melihat kearah seorang pemudi yang tergopoh-gopoh kebingungan. Yang tak lain dan tak bukan adalah si penguasa mata yg dilihatnya sebarusan. Berhubung kursi si pemuda ini masih menyisakan tempat untuk tiga orang, si pemudi langsung duduk bersebelahan dengan si pemuda. Melirik jam tangan, dan kembali memutar mutarkan kepala mencari sebuah petunjuk yang tidak tahu dimana.

"Mas, boleh tanya gak?"

"Ya, ada apa??", si pemuda membalas sembari menutup buku bacaannya.

"Cipaganti tau gak dimana? Mau ke Bandung nih."

"Di depan terminal kedatangan ada kok, tapi kalo jam segini kayaknya gak ada deh, musti nunggu setengah jam lagi, baru ada yang berangkat lagi."

…………………….... dan percakapan mereka berlanjut.

Epilog

Si pemuda 022 dan si pemudi 0751 saling mengenal satu sama lain, atas dasar kebetulan satu kursi panjang, dan atas kebetulan si pemuda berdomisili di Bandung. Terjadi sebuah pertemuan cerita mereka berdua, di bandara, di kursi panjang. Kita semua memiliki cerita kita masing-masing yang jelas berbeda satu sama lain. Kita penulis, pelukis, yang menulis di buku besar kehidupan kita, melukis di kanvas makro kehidupan. Dengan tinta dan cat cerita. Dengan warna kejadian. Terkadang kita berbagi pena dengan yang lain, untuk menuliskan cerita yang sama. Kita adalah jalan satu arah, dimana suatu masa kita berbelok, lurus, menurun, mendaki, atau malah memutar arah, bahkan suatu masa kita berbagi jalan yang yang sama dengan yang lain.

Bandara, seperti tempat-tempat lain, merupakan tempat pertemuan cerita-cerita manusia. Cerita-cerita yang kadang saling tidak bersua, atau malah tempat pertemuan cerita satu dengan yang lainnya.

Kita penulis, yang ingin menuliskan cerita yang demikian indahnya, dan mencoba menjadi indah di cerita orang lain.

Bandung-Bukittinggi, 2011

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Monday, April 18, 2011

April yah?

Dah lama gak ngepost, ternyata dah april aja, baru cek timeline, ternyata bulan mei kosong, ya, jadi ngepost pendek aja deh, biar timeline april keisi. hohohoho.

Bulan april, apa sih yang menarik di bulan april.
mari kita coba bahas.

April adalah bulan keempat dari kalender Gregorian, bulan april berjumlah 30 hari. (hehehehe...ketik aja, yg penting ngepost)

Aslinya, bulan april adalah bulan kedua dalam kalender Roman, sebelum Januari dan February dimasukkan ke dalam sestem kalender oleh raja Numa Pompilius (siapa itu king Numa Pompilius? silahkan klik nama si bapak itu disamping) pada tahun 700 SM. Kenapa make nama April?? kenapa gak bulan Madu, bulan Purnama, ato gak bulan Abe, wwkwkwk..oke yang ini ngasal.
Penurunan nama bulan April (dalam bahasa latin Aprilis, dari bahasa latin kayaknya yak) masih belum jelas. Etimologi secara tradisional dari bahasa latin Aperire ini adalah, "untuk membuka", nah lho, buka apa nih, jangan jangan buka bukaan lagi, eits jangan ngeres, Aperire itu dikiaskan untuk musim dimana pohon-pohon dan bunga-bunga mulai "terbuka", yang didukung dengan perbandingan dari bahasa Yunani modern, yaitu  ἁνοιξις (apa bacaan nya ini, keriting mata saya) yang berarti opening / pembukaan untuk musim semi. Jadi yang pertama, bulan april adalah bulannya musim semi. yihaaa. bersemi-semi semua.
Nah itu kan secara etimologi (ca elaah, bahasa gw), ada cerita juga dalam pemberian nama April ini.
seperti bulan-bulan lain di dalam kalender Roman yang diberi nama untuk menghormati Dewa-dewi, april juga dipersembahkan buat menghormati dewa, yaitu dewi Venus (siapa itu dewi Venus, silahkan klik tulisannya) dimana Cestum Veneris et Fortuna Virilis (pesta Venus dan manusia Fortune, apaan itu saya juga gak tau) diadakan pada hari pertama di bulan april. maka dari itu, bulan april menjadi bulannya mbak Venus ini, ato di dalam bahasa Yunani dikenal dengan sebutan dewi Aphrodite (Aphros), atau dalam bahasa bangsa Etruscan (sekarang masuk kawasan Italy) mbak Venus ini dikenal dengan nama Apru, bangsa Anglo-saxon menyebut April sebagai Oster-monath atau Eostur-monath (plis jangan tanya ini apaan, saya juga kurang tau).
jadi yang kedua, april dikenang dengan bulannya mbak Venus, dewi kecantikan, cinta dan kesuburan, yg lahir di bulan april pasti cantik, penuh cinta dan subur. SWT.

ini nih mbak venus lagi seksi seksian. credit: wikipedia


Selain pada kepercayaan bangsa Romawi, dimana di tanggal 1 April dilakukan pesta untuk memuja dewi Venus, 1 April juga dikenal khalayak ramai dengan April Fool's Day, dimana ditanggal ini di halalkan berbohong atau ngerjain siapapun, bertolak belakang dengan ajaran guru-guru TK dan guru ngaji kita dulu dimana berbohong itu tidak dibenarkan. hehehe.Kenapa bisa ada April Fool's Day ato April Mope ini??
mari kita kroscek secara tajam, setajam cangkul.
April Fool's Day ini dirayakan di negara-negara berbeda di seluruh dunia, dengan caranya masing-masing juga tentunya, April Fool's Day ini merujuk pada All Fool's Day, dimana pada hari itu dibenarkan adanya tindakan asusila, nggak deng, di hari 1 April itu dirayakan dengan berbagai macam guyonan, atau kebodohan, biasanya orang-orang sering ngerjain temen, guru, pak pos, pak polisi, pak presiden. wkwkwkw...ada yah yang nekat ngerjain pak presiden.
contoh kasus:
plot cerita: ada yg  lagi kesel nih sama pak polisi, soalnya pak polisi sering nilang ato gimana.
pemeran:
A : sebagai lakon utama
B : sebagai pak polisi

A: pak polisi, di gedung sana ada bom
B: wah, beneran kamu?
A: iya pak, tadi ada yang nelpon gitu
B: oke mari kita kroscek (sambil nelpon tim gegana satu batalyon, nutup area diameter 5 kilometer dari TKP, nelpon Polri)
A: oke pak
setelah berselang waktu beberapa saat, ternyata bom nya gak ada
A: (tereak sekencang2nya pake toa) April mooooooooope.
B dan tim yang lain : -bengong-
A: hahahahah...ini april mope pak, selamat anda semua saya kerjain, wkwkwkwkwk
B dan tim lainnya mengokang senjata dan mengarahkan target ke A
anda tau kelanjutannya gimana, ya pasti ditembak ditempat dia, ngerjain kok malah gitu.

tapi, bagi yang masih single ato jomblo. april mope ini bisa jadi ajang iseng-iseng berhadiah, nembak target yang udah lama di incer.
A: eh, mau gak jadi pacar aku.
B: haaa?? seriusan kamu
A: iya, serius.
B: hmmm gmn yah, aku lagi gak pengen pacaran (ini sumpah cuma sebuah alasan kampungan, lagi gak pengen pacaran itu cuma alibi buat menutupi kalo dia itu gak punya perasaan pada anda, jadi kalo dalam situasi yg sebenarnya anda menhadapi alasan seperti ini, mending urungkan niat buat pertanyaan selanjutnya, karena dijamin anda cuma bertepuk sebelah tangan)
A: jadi??
B: maaf yah, kita gak bisa pacaran
A: Apriiil Mooooope, wkwkwkwkwkwk..(padahal di dalam hati udah sedih tingkat minus)

kalo di terima kan asik, kalo gak ya gak asik...__ __!|!|

Uniknya, di New Zealand, Irlandia, UK, Australia dan Afrika Selatan, april fool ini cuma bertahan sampe siang, jadi dilarang bikin fool ba'da siang, dan seseorang yang memainkan trik foolish setelah siang bakal dipanggil "April Fool" dan diejek "April Fool's Day's past and gone, You're the fool for making one." -April Fool day udah lewat dongo, lw yang paling dongo buat bikin joke, wkwkwk. ya gitu lah kira-kira artinya.




1 April diperingati sebagai hari pembodohan publik ini pertama kali dikenal dalam  tulisan pak Chaucer, dalam karyanya Centerbury Tales (1392).

Di bulan april, tepatnya tanggal 8, juga dikenal khalayak ramai sebagai ulang tahunnya Budha sidharta gautama.
Budha. credit : wikipedia
the lotus lantern, untuk memperingati ulang tahun Budha. credit: wikipedia
yang ketiga, April adalah bulannya langit.
Nah, bulan april, oleh kalangan astronom, baik amatir ataupun profesional, juga para pencinta langit, dikenal dengan bulan Astronomi, dimana selama sebulan penuh didedikasikan untuk Astronomi, atau sering disebut sebagai Global Astronomy Month. GAM. kalo yg tahun ini disebut, Global Astronomy Month 2011, GAM 2011, dengan slogan One People One Sky.
Logo GAM 2011, dan slogannya. credit: astronomerswithoutborders.org
Pada acara yang berlangsung selama satu bulan penuh ini, begitu banyak sosialisasi astronomi yang dilakukan, misal pada tanggal 12 April kemaren, dirayakan 50 tahun manusia pertama keluar angkasa, merujuk pada misi badan antariksa Uni Sovyet yang mengirim om Yuri Gagarin keluar angkasa.
juga dibeberapa negara, atau lembaga-lembaga antariksa mengadakan star party, star gazing bersama masyarakat, yang bertujuan untuk mensosialisasikan astronomy, beragam acara dilakukan dengan hal-hal yang berbau langit, seperti kemaren tanggal 17, ada acara SunDay, yaitu acara pengamatan matahari, pembahasan matahari dan lain-lainnya about matahari, dan masih berlangsung di hari ini pengamatan bulan, yang dikenal dengan nama LunarWeek. dan masih banyak lainnya, bisa dilihat schedule nya disini.
butuh info selanjutnya tentang Global Astronomy Month 2011 ini?? klik ini yah.

Logo Lunar Week. credit: www.astronomerswithoutborders.org
logo SunDay. 17 april 2011. credit: astronomerswithoutborders.org
oiya, ada lagi yang menarik, pengamatan meteor shower yang akan datang bentar lagi, atau dikenal dengan hari Meteors Without Borders - Lyrids Watch 2011. pengamatan meteor shower Lyrids, dari arah rasi Lyra, bisa dilihat pada tanggal 16-26 april, tapi puncak nya pada tanggal 21-22 april. nah, ayo keluar dan berburu meteor shower.
Logo Meteors Without Borders: Lyrids. 21-22 April 2011. Credit: astronomerswithoutborders.org

hmmm..
begitulah sedikit cerita tentang bulan april,,,
hmm..
walopun sekarang udah tanggal 17 april, ya gak apa apa lah telat juga, harusnya pan dari awal bulan di post, tapi baru kebikin sekarang, jadi maap yak, oiya, kado kirim aja yak,,hohoho...

Tuesday, February 15, 2011

Surat yang tak pernah sampai

Suratmu itu tidak akan pernah terkirim, karena sebenarnya kamu hanya ingin berbicara pada dirimu sendiri. Kamu ingin berdiskusi dengan angin, dengan wangi sebelas tangkai sedap malam yang kamu beli dari tukang bunga berwajah memelas, dengan nyamuk-nyamuk yang cari makan, dengan malam, dengan detik jam...dengan dia.

Dia, yang tidak pernah kamu mengerti. Dia, racun yang membunuhmu perlahan. Dia, yang kamu reka dan kamu cipta.

Sebelah dirimu menginginkan dia datang, membencimu hingga muak dia mendekati gila, menertawakan segala kebodohannya, kekhilafannya untuk jatuh hati padamu, menyesalkan magis yang hadir naluriah setiap kali kalian berjumpa. Akan kamu kirimkan lagi tiket bioskop, bon restoran, semua tulisannya-dari mulai nota sebaris sampai doa berbait-bait. Dan beceklah pipinya karena geli, karena asap dan debu dari benda-benda yang ia hanguskan-bukti-bukti bahwa kalian pernah saling tergila-gila--beterbangan masuk kematanya. Semoga ia pergi dan tak pernah menoleh lagi. Hidupmu, hidupnya, pasti akan lebih mudah.

Tapi, sebelah dari kamu menginginkan agar dia datang, menjemputmu, mengamini kalian, dan untuk kesekian kali, jatuh hati lagi, segila-gilanya, sampai batas gila dan waras pupus dalam kesadaran murni akan Cinta. Kemudian mendamparkan dirilah kalian di sebuah alam tak dikenal untuk membaca ulang semua kalimat, mengenang setiap inci perjalanan, perjuangan, dan ketabahan hati. Betapa sebelah darimu percaya bahwa setetes air mata pun akan terhitung, tak ada yang mengalir mubazir, segalanya pasti bermuara di satu samudera tak terbatas, lautan merdeka yang bersanding sejajar dengan cakrawala...dan itulah tujuan hidup.

Kalau saja hidup tidak ber-evolusi, kalau saja sebuah momen dapat selamanya menjadi fosil tanpa terganggu, kalau saja kekuatan kosmik mampu stagnan di satu titik, maka... tanpa ragu kamu akan memilih satu detik bersamamnya untuk diabadikan. Cukup satu.

Satu detik yang segenap keberadaannya dipersembahkan untuk bersamamu, dan bukan dengan ribuan hal lain yang menanti untuk dilirik pada detik berikutnya. Betapa kamu rela membatu untuk itu.

Tapi, hidup itu cair. Semesta ini bergerak. Realitas berubah. Seluruh simpul dari kesadaran kita berkembang mekar. Hidup akan mengikis apa saja yang memilih diam, memaksa kita untuk mengikuti arus agungnya yang jujur tetapi penuh rahasia. Kamu, tidak terkecuali.

Kamu takut.
Kamu takut karena ingin jujur. Dan kejujuran menyudutkanmu untuk mengakui kamu mulai ragu.

Dialah bagian terbesar dalam hidupmu, tapi kamu cemas. Kata 'sejarah' mulai menggantung hati-hati di atas sana. Sejarah kalian. Konsep itu menakutkan sekali.

Sejarah memiliki tampuk istimewa dalam hidup manusia, tapi tidak lagi melekat utuh pada realitas. Sejarah seperti awan yang tampak padat berisi tapi ketika disentuh menjadi embun rapuh.

Skenario perjalanan kalian mengharuskanmu untuk sering menyejarahkannya, merekamnya, lalu memainkannya ulang dikepalamu sebagai Sang Kekasih Impian, Sang Tujuan, Sang Inspirasi bagi segala mahakarya yang termuntahkan ke dunia. Sementara dalam setiap detik yang berjalan, kalian seperti musafir yang tersesat di padang. Berjalan dengan kompas masing-masing, tanpa ada usaha saling mencocokkan. Sesekali kalian bertemu, berusaha saling toleransi atas nama Cinta dan Perjuangan yang Tidak Boleh Sia-sia. Kamu sudah membayar mahal untuk perjalanan ini. Kamu pertaruhkan segalanya demi apa yang kamu rasa benar. Dan mencintainya menjadi kebenaran tertinggimu.

Lama baru kamu menyadari bahwa Pengalaman merupakan bagian tak terpisahkan dari hubungan yang diikat oleh seutas perasaan mutual.

Lama bagi kamu untuk berani menoleh ke belakang, menghitung, berapa banyakkah pengalaman nyata yang kalian alami bersama?

Sebuah hubungan yang dibiarkan tumbuh tanpa keteraturan akan menjadi hantu yang tidak menjejak bumi, dan alasan cinta yang tadinya diagungkan bisa berubah menjadi utang moral, investasi waktu, perasaan, serta perdagangan kalkulatif antara dua pihak.

Cinta butuh dipelihara. Bahwa di dalam sepak-terjangnya yang serba mengejutkan, cinta ternyata masih butuh mekanisme agar mampu bertahan.

Cinta jangan selalu ditempatkan sebagai iming-iming besar, atau seperti ranjau yang tahu-tahu meledakkanmu--entah kapan dan kenapa. Cinta yang sudah dipilih sebaiknya diikutkan di setiap langkah kaki, merekatkan jemari, dan berjalanlah kalian bergandengan... karena cinta adalah mengalami.

Cinta tidak hanya pikiran dan kenangan. Lebih besar, cinta adalah dia dan kamu. Interaksi. Perkembangan dua manusia yang terpantau agar tetap harmonis. Karena cinta pun hidup dan bukan cuma maskot untuk disebah sujud.

Kamu ingin berhenti memencet tombol tunda. Kamu ingin berhenti menyumbat denyut alami hidup dan membiarkannya bergulir tanpa beban.

Dan kamu tahu, itulah yang tidak bisa dia berikan kini.
Hingga akhirnya...

Di meja itu, kamu dikelilingi tulisan tangannya yang tersisa (kamu sbaru sadar betapa tidak adilnya ini semua. Kenapa harus kamu yang kebagian tugas dokumentasi dan arsip, sehingga cuma kamulah yang tersiksa?)

Jangan heran kalau kamu menangis sejadi-jadinya.
Dia, yang tidak pernah menyimpan gambar rupamu, pasti tidak tahu apa rasanya menatap lekat-lekat satu sosok, membayangkan rasa sentuh dari helai rambut yang polos tanpa busa pengeras, rasa hangat uap tubuh yang kamu hafal betul temperaturnya.

Dan kamu hanya bisa berbagi kesedihan itu, ketidakrelaan itu, kelemahan itu, dengan wangi bunga yang melangu, dengan nyamuk-nyamuk yang putus asa, dengan malam yang pasrah digusur pagi, dengan detik jam dinding yang gugu karena habis daya.

Sampai pada halaman kedua suratmu, kamu yakin dia akan paham, atau setidaknya setengah memahami, betapa sulitnya perpisahan yang dilakukan sendirian.

Tidak ada sepasang mata lain yang mampu menyakinkanmu bahwa ini memang sudah usai. Tidak ada kata, peluk, cium, atau langkah kaki beranjak pergi, yang mampu menjadi penanda dramatis bahwa sebuah akhir telah diputuskan bersama.

Atau sebaliknya, tidak ada sergahan yang membuatmu berubah pikiran, tidak ada kata 'jangan' yang mungkin, apabila diucapkan dan ditindakkan dengan tepat, akan membuatmu menghambur kembali dan tak mau pergi lagi.

Kamu pun tersadar, itulah perpisahan paling sepi yang pernah kamu alami.

Ketika surat itu tiba di titiknya yang terakhir, masih akan ada sejumput kamu yang bertengger tak mau pergi dari perbatasan usai dan tidak usai. Bagian dari dirimu yang merasa paling bertanggung jawab atas semua yang sudah kalian bayarkan bersama demi mengalami perjalanan hati sedahsyat itu. Dirimu yang mini, tapi keras kepala, memilih untuk tidak ikut pergi bersama yang lain, menetap untuk terus menemani sejarah. Dan karena waktu semakin larut, tenagamu pun sudah menyurut, maka kamu akan membiarkan si kecil itu bertahan semaunya.

Mungkin, suatu saat, apabila sekelumit dirimu itu mulai kesepian dan bosan, ia akan berteriak-teriak ingin pulang. Dan kamu akan menjemputnya, lalu membiarkan sejarah membentengi dirinya dengan tembok tebal yang tak lagi bisa ditembus. Atau meungkin, ketika sebuah keajaiban mampu menguak kekeruhan ini, jadilah ia semacam mercusuar, kompas, Bintang Selatan... yang menunjukkan jalan pulang bagi hatimu untuk, akhirnya, menemuiku.

Aku, yang merasakan apa yang kau rasakan. Yang mendamba untuk mengalami. Aku, yang telah menuliskan surat-surat cinta padamu. Surat-surat yang tak pernah sampai.

Disadur dari Buku Filosofi Kopi kumpulan cerita pendek dan prosa satu dekade. Buah karya Dee (Dewi Lestari) tahun terbit 2008.

Dalam karya Dee 'Surat yang tak pernah sampai' ini. Dee mengisahkan bagaimana seorang manusia yang mengalami putus cinta, patah hati, broken heart.
Putus cinta, patah hati, siapa manusia yang menginginkannya??
saya kira tidak ada, saya pun tidak menginginkan patah hati, namun semua insan yang pernah mengalami jatuh cinta, sebagian besar juga pernah mengalami patah hati. dan siapa yang merasa bahagia mengalaminya. saya kira juga tidak ada.
Patah hati, putus cinta, putus hubungan, seperti yang Dee sebut dalam karya nya ini, adalah sebuah keputusan kedua belah pihak. Ya, keputusan yang merupakan buah pikiran kedua belah pihak, mungkin juga terjadi keputusan sebelah pihak saja. Namun itu lah keputusan, keputusan yang diambil lengkap dengan konsekuensi nya. Konsekuensi dimana diseketika waktu, pihak yang mengambil keputusan itu mengalami sebuah suasana hati, sebuah kerinduan akan kejadian-kejadian yang berlangsung ketika mereka menjalin kasih. Namun, keputusan adalah sebuah keputusan. Jika kamu mengambil keputusan tersebut, harus lah dengan lapang dada menerima konsekuensi nya, misal konsekuensinya tidak pacaran lagi, galau dengan keadaan, rindu kasih sayang. Dan yang terpenting adalah bagaimana tindakan kita untuk menghadapi konsekuensi itu, karena semesta ini cair , kita mengalir didalamnya.

Patah hati  merupakan suatu masa yang begitu nelangsa. Kita dirundung kesedihan, dirundung kerinduan akan sosok pasangan, didera kenangan-kenangan akan sang mantan.
tapi disanalah kita dipertanyakan akan keputusan yang sudah diambil, bagaimana tindakan kita untuk menerimannya.

Kenapa saya mengambil kata2 patah hati, bukan putus cinta. Dalam karya ini Dee juga mengambil kejadian cinta sebelah pihak, mencintai sendiri, terlihat dalam bagian akhir karyanya.
Bagaimana seorang pencinta sendiri mengalami sebuah kepatahan hati, sebuah harapan yang masih menggunung, walaupun dia tau, harapannya itu masih belum bisa terwujud, dan ya, dia patah hati.

Post-an kali ini hanya sebuah pemikiran bodoh dari saya.
Kalian pasti memiliki pemikiran sendiri, dan itu lah hebatnya sebuah kedinamisan.
Dan bagi yang ingin membaca kisah selengkapnya dari karya Dee ini, dapat ditemukan di toko-toko buku terdekat (mungkin masih ada kali yah), dengan judul Filosofi Kopi, kumpulan cerita dan prosa satu dekade. menginspirasi pastinya, jika kita sedikit memikirkan. hohoho

Tuesday, January 4, 2011

Rico de Coro dan kisah percintaan

Rico de Coro, sebuah cerpen buah karya Dewi Lestari dengan nama penanya Dee. Karya yang lahir tahun 1995 ini sungguh menggugah, bagi saya sih.
Saya pertama kali membacanya dua tahun yang lalu, ketika menemukan buku Filosofi Kopi, kumpulan cerita dan prosa satu dekade, karangan Dee. (Buku dengan tahun cetak 2006 ini berisi tentang kisah percintaan, Dimana, cinta tetap menjadi topik favorit (dan tentunya favorit 99.9% kreator di seluruh dunia) -red. kata pengantar buku filosofi kopi.) ini di perpustakaan kampus. Dan akhir-akhir ini membaca lagi atas buku yang dipinjami seorang teman. :) (makasi chika chika chan)

Tapi Dee menyajikan cerita cinta yang berbeda, sebuah bentuk cinta yang bertransformasi, bukan hanya cerita dua sejoli yang saling kasmaran, sebuah cinta dalam arti meluas, cinta akan sebuah mimpi, cinta akan sebuah ramuan kopi, sampai cinta yang bisa dibilang salah. Tergantung pola pandang orang orang.

saya akan mengangkat cerpen Rico de Coro, dalam buku kumpulan cerpen Filosofi Kopi ini.
Cinta, hati, memang masalah paling absurd di dunia ini, tidak ada yang mengerti apa itu cinta, tapi perasaan itu mengiringi tiap langkah kita.
Cinta, memang suatu hal yang indah, dan merupakan satu hal yang paling menyakiti, tergantung waktu dan kejadian yang berlaku.
Dan dalam cerpen Rico de Coro, Dee menyajikan cerita cinta yang berbeda. Dimana seekor coro (kecoak, -red) memiliki rasa cinta juga, uniknya bukan mencintai sebangsa kecoaknya, melainkan mencintai gadis remaja yang tinggal di rumah tempat Rico menumpang.
Rico, seperti kecoak lain, memiliki nama. Rico yang nyaris diberi nama Tak Tik Boom ini, memilih berganti nama setelah mendengar nama Rico yang keluar dari mulut gadis impiannya. Rico. R-I-C-O.
Rico de Coro, Rico si kecoak.
Rico, yang menganggap teriakan ketakutan Sarah (gadis impiannya) sebagai sebuah bentuk cinta dari seorang manusia terhadap bangsa kecoaknya. Karena ketakutan Sarah, sehingga tidak mau dan tidak akan mendekati kecoak untuk memukul pake sendal. Melainkan memutuskan buat lari jika berhadapan face to face dengan kecoak.
Rico mengartikan tindakan Sarah sebagai bentuk dari cinta. Padahal itu murni ketakutan semata.
Dan persepsi itu lah, yang menumbuhkan rasa cinta di hati Rico.
Dan, menjelang akhir cerita, keluarga kerajaan kecoak dapur melakukan gerakan balas dendam terhadap kelurga Haryanto. Dengan memasang jebakan kecoak mutan yang akan menyengat target David, salah satu penghuni keluarga Haryanto, kakak laki laki Sarah.
Dan ternyata salah target, Sarah nyaris menjadi korban, dan dengan rasa cinta nya terhadap Sarah, Rico mengorbankan nyawanya. Demi Sarah, atas dasar Cinta.
Hal diatas merupakan sedikit kronologis cerpen Rico de Coro.
Yang menjadi hal menarik disini bagi saya, yaitu persepsi cinta yang dihadirkan Dee.
Apakah itu benar sebuah cinta?
Atau mungkin sebuah pengertian cinta yang salah?
Karena, Rico nyata mencintai gadis remaja, jika Sarah itu kecoak sih gak apa apa, tapi Sarah adalah seorang manusia.
Apakah salah cinta seperti itu?
Apakah salah, mencintai sesuatu yang tidak pantas, atau tidak seharusnya dicintai?
Atau mungkinkah, inilah bentuk murni dari cinta?
Menurut saya, inilah sebuah cinta. Cinta yang tidak memandang siapa anda, siapa saya, tapi jangan ambil konteks cinta nya si Rico terhadap Sarah.
Rico mencintai Sarah karena apa adanya Sarah, bukan karena siapa Sarah.
Cinta, tidak harus mempertimbangkan apa yang telah dipersembahkan seseorang terhadap kita, melainkan apa yang telah menumbuhkan rasa cinta itu terhadap kita.
Kita tidak perlu menunggu menjadi sempurna jika ingin dicintai, lebih baik menunggu orang yang mencintai ketidaksempurnaan kita.
 Cinta juga tidak mesti melihat latar belakang seseorang, jika anda berani jatuh cinta, anda juga musti berani menerima latar belakang dan masa lalu orang tersebut. Karena itu sudah satu paket besar.
Jika cinta telah datang, semua pun terasa benar, sebelum cara pandang anda berubah pada waktunya, karena itulah, orang orang bilang cinta itu masalah paling absurd di dunia.
Jika cinta itu telah datang, seekor Rico pun mampu mencintai Sarah.
Dan dengan cinta lah, Rico mengorbankan tampuk kerajaan kecoak, hanya demi melihat sang gadis impian tersenyum tanpa harus mengeluarkan air mata. Sebuah pengorbanan.

Monday, January 3, 2011

Kaleidoskop 2010

Tahun 2010 telah berlalu, dan sekarang kita beranjak ke tahun 2011. Dimana ada penambahan satu angka lagi di belakang tahunnya, dari 2010 menjadi 2011. (gak penting bgt dibahas)
Tahun 2010, seperti tahun tahun sebelumnya yang dijalani, memberikan suatu warna tersendiri di perjalanan kehidupan ini (ca elaaah).
Tahun 2010, merupakan tahun yang sedikit memberi kesan yang dalam bagi saya sendiri, tahun dimana semua pikiran menjadi kacau, juga merupakan tahun yang memberikan kenangan yang mungkin bakal tidak dilupakan, dan saya juga gak ingin melupakan. :)
Tahun 2010, merupakan tahun yang ke dua ribu sepuluh dalam perhitungan kalender masehi. (yaudah gak usah dibahas yg ginian)
Tahun 2010, tahun yang penuh kenangan, di tahun ini, saya mampu dan bisa menyelesaikan kuliah (walopun saat tulisan ini di rilis, saya masih berkecimpung di dunia tanpa kerja, )
Tahun 2010, tahun yang penuh kenangan bagi saya (perasaan kalimat ini dah beberapa kali di tulis dari tadi), tahun dimana perjuangan buat lulus kuliah itu terasa banget, dan sudah dibahas di post-an yang lalu.
Tahun 2010, dimana pada awal tahunnya dimulai dengan tanggal 1 januari seperti tahun tahun sebelumnya, dan sama aja, tiap tahun ya kita mengalami tanggal tanggal yang sama seperti tahun tahun sebelumnya, cuman yg beda itu apa yg kita alami tiap tanggal nya.
Tahun 2010. (udah ah, pake awalan tahun 2010 mulu)

Di tahun 2010 (yaaaah, sama aja awalannya) kemaren, begitu banyak kenangan atau kejadian terjadi.
Dan, mari kita bahas, sekedar perenungan supaya lebih baik di tahun tahun kedepan, (bagi saya sendiri sih).

Apa yang telah saya lakukan di tahun 2010 ini?

pertanyaan pertama, apa yang telah saya lakukan di tahun 2010 ini. baik itu bagi diri sendiri, ataupun orang sekitar.
pada umumnya sih, saya belum terlalu melakukan hal yang terlalu berarti. masih sama seperti tahun tahun sebelumnya, cuma menghabiskan waktu sebagai seorang anak yang mengabdi pada orang tua nya.
Kuliah, menambah wawasan, dan itu merupakan sebuah pengabdian untuk orang tua. Kenapa pengabdian untuk orang tua, kita dari ingusan dulu sekolah, sampe dah segede bagong gini kuliah. Dan itu masih merupakan pengabdian kepada orang tua, karena emang dari dulu kita di sekolahin, mulai dari pemikiran yang masih belum mengerti apa itu artinya sekolah, kita di sekolahkan oleh orang tua kita. dan jarang sekali orang2 sekolah karena emang keinginan dia sendiri, mungkin emang sebuah tuntutan orang tua, kita mesti sekolah, dan emang tuntutan orang tua, dan itu buat diri kita sendiri. Dari sini, bisa di anggap sekolah maupun kuliah itu merupakan pengabdian buat diri kita sendiri.
Dan apa tujuan sekolah/kuliah???
Pasti beberapa ornag mikirnya, buat tambah pinter. Jawaban yang terlalu klise. ya pastilah sekolah itu buat nambah pinter.
Tapi tujuan nya apa?
Kita sekolah cuma buat lulus.
Itu yang dapat saya ambil, kita dah bertahun tahun sekolah, tujuannya? masih gak jelas kan. Dan saya menyimpulkan sekolah itu buat lulus sekolah.
Kalo ada yg bilang tujuan sekolah itu buat kerja. ya gak nyambung lah, sama aja jawabannya sekolah itu buat pinter, itu sebuah kepastian. Coba tanya, kita sekolah buat apa? pasti buat lulus. karena tujuan akhir sekolah ya buat lulus kan.
(kok bahasannya aneh gini sih)
anggap aja bener tujuan sekolah itu buat lulus, nah tindakan kita apa biar bisa lulus. Itu yang menjadi pertanyaan besarnya.
Kita gak perlu memikirkan atau mengharapkan output yang baik, jika proses nya kita abaikan.

Yang penting prosesnya, sekarang tujuan/output sekolah itu adalah lulus. Jika kita menginginkan kita lulus sekolah, apa yang harus kita lakukan pada prosesnya, apa kita nyantai2 aja dengan pengetahuan yg minim, atau kita belajar buat bisa mencapai kelulusan itu.
Itu yang penting.

udah ah bahas ginian, gak nyambung ma topik, dah OOT bgt,
Kembali ke pertanyaan tadi, apa yang telah saya lakukan pada tahun 2010 kemaren.
Dari segi pengabdian diri dan orang tua, saya telah melakukan kewajiban sebagai anak, dengan kelulusan kuliah.
Dan mungkin baru cuma itu, moga kedepannya saya lebih bisa melakukan hal hal yang lebih memberikan arti lagi.
Dan itu juga yg merupakan kebahagian tersendiri bagi saya, melihat senyuman ibunda ketika sidang wisuda saya, hal yang paling membahagiakan di tahun kemaren. semua kepenatan dalam pembuatan TA di akhir2 tahun kuliah saya terbayarkan tuntas, lunas, dengan sebuah senyuman ibunda.
Temen2 yang masih kuliah bisa merasakannya nanti, dan yang telah merasakan pasti bisa mambayangkannya.

Sebuah kejadian sebuah kenangan.

Dalam melalui hari demi hari, beribu kejadian terjadi, beribu kegiatan kita alami. baik itu kejadian yang menyenangkan, kejadian yang biasa biasa aja, kejadian yang bikin terharu, yang bikin sedih, yang bikin bahagia. Kumplit.
Karena emang tiap melalui lika liku kehidupan (preeeet) kita selalu menemui hal hal seperti itu.
termasuk juga saya, melalui hal hal tersebut juga.
begitu banyak kejadian di tahun 2010 kemaren, yang menjadi kenangan di tiap bite memori otak kita.
Dan apapun itu kejadian dan kenangannya, baik itu bahagia ataupun sebuah kesakitan, kita mampu dan bisa mengambil pelajaran dari tiap inci kejadian itu.
 Dan saya pun juga mengalaminya, begitu banyak, dan moga dapat mengambil pembelajaran buat lebih baik kedepannya.
Sebuah kejadian buat sebuah hal yang paling absurd di dunia pun saya mengalami, masalah hati. Ditahun itulah, saya mengalami lagi hal yang telah lama saya tidak alami, saya bertemu lagi hal yang telah lama tidak ingin saya pikirkan. it is love. huhuhuhu.
Dan terimakasin buat engkau disana, yang telah melihatkan hal indah itu, walopun ending nya gak seenak skenario FTV di televisi. Tapi, terima kasih. arigatou gozaimasu.
sebuah kenangan manis yang tersimpan di server khusus di otak saya.
harapan buat kedepannya di tahun 2011, hmmm. saya tidak terlalu berharap sama masalah hati, biar mengalir aja dengan sendirinya, walopun masi menyimpan harap sama si "engkau". hoho.

Sebuah renungan, sebuah pembelajaran.

telah banyak hal hal yang dilalui, dan itu menimbulkan kesan tersendiri, emang disini tidak dibahas semua renungannya, tapi di lain waktu kemaren, saya benar2 telah merenunginya. hohoho.
dan tiap scene kenangan itu, dapat diambil pembelajarannya. pembelajaran yang pasti bakal berguna buat kedepannya. yang bakal menelurkan pola pikir baru, yang membawa kita ke jati diri sebenarnya.
Moga kita dapat mengambil pembelajaran dari tiap kejadian yang terjadi.
yang merupakan harapan buat lebih baik lagi kedepannya.

Wednesday, October 6, 2010

Sepenggal Cerita Pendek

tiga tahun...merupakan suatu waktu yang cukup lama...kadang bagi seseorang tiga tahun itu merupakan waktu yang lama...ada juga yang mengatakan tiga tahun itu begitu cepat berlalu...
cepat, ketika kita sudah melaluinya...
lama, ketika kita bosan atau terlalu monoton melewatinya.

makanya di pendidikan waktu tiga tahun ini sering dijadikan patokan lama studi, contoh nya di SMP, SMA, di SD juga, perkalian dua dari tiga, di strata satu (S1) juga, normal atau seharusnya lama studi di s1 itu empat tahun, itu berarti tiga ditambah satu, begitu sakralnya angka tiga dalam dunia pendidikan. (ini asli jujur, maksa banget)

Seperti halnya di institusi pendidikan dimana saya menimba ilmu belakangan, tiga tahun adalah waktu yang ditetapkan untuk lama studi di institusi ini. atau lebih tepatnya program D3. dan ini sedikit berbeda, di institusi ini harus wajib tiga tahun, gak boleh nawar, apalagi nawar setengah harga kayak ibu2 beli sayur di tukang gerobak sayur. no nego. kadang emang terkesan sedikit parah, tapi begitu lah, dan itu juga yang memberikan institusi ini sedikit berbeda dibanding institusi pendidikan lainnya, dimana di tempat lain sepengamatan saya, bisa nambah waktu, ato malah bisa ngurangin waktunya dengan semua program semester pendeknya, boro2 saya ngambil semester pendek disini, ngejalanin semester yang ada aja udah kayak mau mati aja. tapi itulah kenyataan yang terjadi dan merupakan bukti yang nyata dari semua mahasiswa yang ngejalanin.

Kembali lagi pada pernyataan awal, tiga tahun itu relatif bagi yang ngejalanin nya, bisa kerasa pendek bisa kerasa panjang. dan tiga tahun belakangan ini saya merasakan waktu itu berjalan begitu lama dan begitu cepat.

begitu lama, karena segala rutinitas monoton yang hadir khususnya rutinitas dari institusi yang saya bercongkol disana menimba ilmu. ya, sangat monoton, dari jam tujuh pagi sampai jam 4, di kampus mulu, tanpa ada space2 waktu bebas seperti di institusi pendidikan tinggi lain, dan bukan hanya itu, dua minggu praktek dan seminggu teori, begitu seterusnya, sumpah ini terlalu monoton, apalagi ketika minggu minggu praktek, praktek yang melelahkan, tidak seperti praktek anak SMA yang melakukan pembedahan ikan atau katak, kadang bermain dengan asam SO4 dan segala unsur2 kimia, ini praktek ala pabrik, ya, ala pabrik, praktek dengan mesin2 aneh dan besar2, yang kadang bisa aja memuntir pergelangan tangan kalau tidak hati2, dan yah, begitu melelahkan. ditambah waktu untuk ber-refresh ria berkurang, karena di rumah/kosan, kita tidak memiliki waktu buat berlepas pikiran, tugas tugas dan laporan laporan menanti, udah capek fisik, capek fikiran juga, pantas aja mahasiswa disini memiliki penyakit turunan antar angkatan, sakit tipes. dan saya juga mengalaminya.
ada satu pameo dari mahasiswa yang lulus dari institusi ini, "POLMAN, suatu kenangan indah yang tidak ingin terulang lagi"

Begitu cepat, karena ternyata sekarang saya sudah lulus dari institusi ini, tidak terasa memang, waktu2 yang membosankan itu berakhir juga, mungkin dulu waktu menjalani emang terasa bosan, jenuh dengan rutinitas yang ada, tapi sekarang baru terasa kalau waktu tiga tahun itu terasa sebentar, ya, rasa rasanya baru kemaren saya di ospek, disuruh push-up, merayap dan tereak tereak. sekarang udah memiliki gelar aja. memang tidak terasa waktu tiga tahun itu.

saya ingin bercerita sedikit tentang perjalanan saya tiga tahun ini di negeri orang (ca elah)

bermula dari kelulusan SMA, ya tiga tahun yang lalu saya lulus SMA. dari dulu saya bertekad pengen kuliah di bandung, tepatnya ITB. cita2 yang ternyata tidak kesampaian. saya dulu pengen sekali kuliah di ITB, mau ngambil jurusan Astronomi, tapi sayang, keluarga kurang memberi perhatian dengan keilmuan ini, dan akhirnya saya ngambil jurusan Teknik Elektro ITB di waktu SPMB (dulu namanya SPMB setelah sekarang diganti dengan SNMPTN, apa pula itu birokrasinya, ganti nama kok malah tambah panjang), dan itu jurusan menjadi obsesi kedua setelah Astronomi, dan pilihan kedua saya adalah jurusan Teknik Elektro UGM, benar2 sebuah obsesi, dan gila gilaan lagi. Teknik Elektro ITB yang menjadi passing grade tertinggi di Indonesia saat itu (saat ini saya gak tau), dan Teknik Elektro UGM, passing grade tertinggi di Indonesia bagian tengah saat itu. wow, benar2 cari mati.

dan kedua pilihan saya tidak lulus, saat itu saya sudah berada di bandung, dan saya bertekad tetap kuliah di bandung, layaknya filosofi tentara Jerman:
"jika telah menyeberangi jembatan yang panjang, pantang untuk mundur, jika perlu, hancurkan jembatan itu biar tidak bisa berbalik lagi".

ya, saya harus menetap di bandung, demi masa depan nih ceritanya.
saya mulai mendaftar di perguruan tinggi hasil binaan atau dibentuk oleh ITB, walaupun gak dapet bapaknya, anaknya pun jadi lah. dan saya ikutan tes masuk Politeknik Manufaktur Negeri Bandung (POLMAN-Bandung, dulu PMS-ITB(Politeknik Mekanik Swiss-ITB)), yang menurut kabar burung, merupakan institusi yang bagus. dan Politeknik Negeri Bandung (Polban) sebagai back up, masih merupakan anak kandung ITB, adik kandung Polman. dengan jurusan Teknik Manufaktur di POLMAN, dan teknik Aeronautika di POLBAN.

dan ternyata saya lulus dua dua nya, dan menetapkan pilihan di POLMAN. walaupun saya tidak tau apa itu manufaktur dan apa itu POLMAN, yang pernah saya dengar sebelumnya cuma POLBAN, seperti kebanyakan orang yang tidak pengenal POLMAN.
dan setelah saya jalani, ternyata POLMAN itu merupakan Politeknik pertama di Indonesia, dan sampai saat ini masih menjalani peraturan dan sistem seperti awalnya, seperti sistem yang berlangsung di negeri asalnya EROPA. tapi sayang, sekarang sedikit menyeleweng dari aslinya karena peraturan yang di bikin DIKTI.

POLMAN, ya, seperti pameo tadi, sebuah kenangan indah yang tidak ingin terulang.
begitu menjalani kuliah disini, saya begitu ingin cepat cepat keluar dari tempat ini. pada awal masuk kuliah disini, banyak senior2 yang bilang, "napa masuk polman???" , "siap gak masuk neraka?" , "mending jangan kuliah disini deh, gak enak." dan banyak lagi kalimat kalimat yang senada.

awalnya sih gak mikirin, ato malah bingung bingung sendiri, setelah dijalanin, MANTAP, semuanya bener, ini sebuah "neraka" bagi mahasiswa2 disini, setelah semua aktifitas penguras tenaga fisik dan fikiran, plus penawar "dahaga" tidak ada, alias jarang sekali cewek, batangan hungkul. gak ada yang namanya tebar pesona sama cewek, lha wong isinya bisa dikatakan cowok semua, ada sih cewek, tapi minim, super minim, bukan pakaiannya, tapi jumlahnya, jadi aja kita bagai manusia2 haus cewek. (ups..jangan ngeres), begitu ada anak2 SMK yang magang di sini, atau politeknik2 lain yang melakukan studi kesini, mata kami otomatis melotot dan menegakkan atau kalau bisa memperpanjang leher dua ruas tulang buat bisa melihat cewek. sungguh miris. tapi itulah, sebuah kenangan manis.

Tahun pertama di tiga tahun ini. saya menjalani perjalanan kuliah yang bisa dibilang berat. plus jauh dari keluarga, seakan2 saya tidak mendapatkan dorongan mental. bergaul dengan orang orang baru yang notabene nya orang sunda, dan ini merupakan pengalaman baru bagi saya, tuli ketika saya mendengarkan percakapan mereka, karena saya tidak ngerti bahasa sunda, bisu ketika mereka bercakap2, karena saya tidak ngerti sunda. saya hanya bisa bahasa minang dan Indonesia, inggris pun patah patah.

tahun pertama ini merupakan tahun kebingungan, bingung dengan lingkungan yang baru, bingung dengan bahasa sunda, bingung dengan kampus ini, bingung dengan mesin mesin. bingung dengan diri sendiri. pokoknya bingung.

tahun pertama ini, tahun dimana terasa kuliah disini itu lebih nyiksain daripada sekolah di SMA dulu, udah jadwalnya kayak anak SMA, dari pagi sampe sore, SMA aja sampe siang, ini 8 jam nonstop, no space time. berkebalikan dengan teman teman yang kuliah di tempat lain, dimana ketika saya mengoperasikan mesin di siang hari bolong, jam satu an, mereka ada yang lagi kosong kuliahan, minum softdrink dingin atau jus jeruk, saya panas panas keringetan mengoperasikan mesin. ini tidak adil (cuma teriakan aja), ketika saya masih ngantuk di pagi hari buat jalan ke kampus, setelah tidur cuma 4 atau 3 jam, yang lain masih pulas tidur dengan dengkuran ala kuda nil nya. kkkhhhhrrrr....
itu cuma sekedar cerita singkat di tahun pertama di tiga tahun belakangan.

Tahun kedua, saya sudah mulai terbiasa dengan peraturan dan disiplin yang dijaga ketat di kampus ini, saya sudah bisa atau malah tepatnya saya sudah menikmati kehidupan di kampus ini. dan hari hari saya serasa hidup kembali. haha...inilah saatnya untuk menunjukkan prestasi..tekad bulat, tapi realita bersifat berkebalikan, tekad cuma tinggal tekad, kenyataannya, saya mendapatkan nilai 'E' untuk mata kuliah matematika teknik, seorang teknik mendapatkan nilai 'E' untuk matematika teknik, sebuah kekeliruan nyata, tidak seharusnya, matematika teknik itu adalah nyawanya orang orang teknik, disamping kalkulus dan berbagai matakuliah fisika. E buat mattek, bencana, dan dosennya pun, "bencana", dosen mematikan, dosen pembunuh, itu merupakan isu isu dari senior, setelah diketahui belakangan ini, beliau merupakan orang yang baik, jika anda mengenalnya tentu, apalagi setelah di bimbing nya dalam pembuatan TA, ataupun di uji nya dalam sidang akhir.
kembali ke nilai E, peraturan di POLMAN, jika ada nilai E, atau empat buah nilai D di dalam transkrip nilai semester, mahasiswa dinyatakan gagal dan di DO!!!!, dan berbagai peraturan pencekik leher lainnya, contoh ringannya, jika mahasiswa menghilangkan dan atau merusakkan benda benda atau alat alat praktek dan atau perkuliahan lainnya, mahasiswa bersangkutan wajib mengganti alat tersebut dan atau mengganti dengan kompensasi sesuai nilai dari alat alat tersebut, kompensasi dilakukan dengan bekerja pada bagian produksi POLMAN (ini bisa sangat2 menyusahkan, bisa bisa hilang waktu libur, teman saya ada yang memiliki kompensasi selama 1000 jam lebih kalau tidak salah, karena merusakkan alat praktek, dan ini sudah merupakan makanan mahasiswa2 disini). contoh lain, jika mahasiswa terlambat pada saat perkuliahan walaupun terlambat hanya hitungan menit atau detik, keterlambatan itu wajib diganti dengan kompensasi,(ini nih yang sering ngebetein, telat dua menit cuman, nge ganti nya minimal harus dua jam), dan segudang peraturan2 lain yang mencekik leher.

kembali ke nilai E, sesuai peraturan sekolah, saya bisa dinyatakan gagal dan di DO, berhubung yang mengalami nasib sial ini ada sepuluh orang, dan jurusan yang tidak menginginkan kesepuluh orang ini di DO, maka, dalam sidang atau rapat jurusan saat itu, kami diberi keringanan, yaitu, mengulang mata kuliah tersebut di semester depan, alhamdulillah, walopun di semester depannya, saya musti berhadapan dengan dosen yang bersangkutan kembali, dua kali malah, mata kuliah yang sama di semester itu, dan mata kuliah yang di ulang karena nilai E tadi. serasa tercekek dengan dua tali.
dan tahun kedua berlalu, dengan segala terapi shock dan keseharian yang sama.

Tahun ketiga di tiga tahun belakangan. inilah tahun terakhir saya di kampus ini, tahun dimana saya mengambil penjurusan bidang studi, tahun dimana saya harus mengalami pahitnya obat tipes, sakit turunan di kampus ini, tahun dimana saya harus menyusun Tugas Akhir, tahun dimana laporan laporan praktek tebalnya minta ampun, tahun dimana isi daleman mesin saya bongkar, preteli satu satu, tahun dimana sidang saya kacau gara2 terdiaknosa gejala tipes, tahun dimana saya dengan tekad kuat musti memakai pakaian yang kebesaran dan topi segilima yang merupakan kebanggaan seorang mahasiswa, TOGA. tahun dimana dosen itu bagaikan artis, susah sekali nyarinya, musti mondar mandir di kampus, nungguin dari pagi hingga sore hari, dengan hasil: DOSENNYA GAK ADA. tahun dimana terasa begitu cepat, sedangkan TA masih terbengkalai, tahun dimana segalanya bercampur satu, lelah, pusing, senang, sedih, bla bla bla menjadi satu. tahun dimana porsi tidur musti dikurangin guna mengetik semalam suntuk. tahun dimana konsumsi kopi berlebihan. tahun dimana konsumsi rokok juga turut berlebihan, diakibatkan stress yang meningkat. tahun dimana terasa bagitu melelahkan.

yah, tahun akhir ini merupakan tahun yang melelahkan, pameo lagi yang dibikin anak anak: "masuk polman ini susah, keluarnya pun juga susah". ya memang, keluar kampus ini begitu susah. saya juga jadi susah menjelaskan dengan kata kata. huehueuhe..

tiga tahun.
begitu cepat.
dan begitu lambat.
dengan semua kenangan manis dan pahit di baliknya, yang pasti akan memberikan pembelajaran tersendiri.

dan sekarang saya sudah lulus, dengan predikat sangat memuaskan, alhamdulillah, dengan embel embel Amd. dibelakang nama saya. katanya sih begitu di ijazah, saya berhak diberi gelar Ahli Madya (Amd). alhamdulillah. ini semua hanya buat ibunda tercinta, buat keluarga, disamping buat saya sendiri tentu, tapi semua ini saya persembahkan buat ibu. buat ayah di sana. diharibaannya. aku sayang kalian berdua. dan juga buat keluarga.
baru ini yang bisa kupersembahkan kepadamu bunda.

"all that I am, or hope to be
I owe to my angel mother."
-abe (abraham lincoln)-

dan saya sekarang sudah lulus. dalam tiga tahun menuntut ilmu. dari saya tidak mengetahui apa itu manufaktur, sampai saya melakukan manufaktur itu sendiri, mengenal, mendalami, dan mengaplikasikannya.
ya..begitu cepat terasa.



satu pembelajaran penting dari tiga tahun ini, disamping pembelajaran yang saya dapat di bangku kuliah tentu.
saya akan mengutip satu penggal doa pagi di kampus. yang dalam tiga tahun ini tiap pagi di perdengarkan dan kepala musti nunduk khusyuk (di kampus, tiap pagi itu ada yang namanya apel pagi, kayak prajurit2 militer gitu, baris, dan berdoa, kadang2 ada sedikit ceramah dari kepala jurusan):
"waktu begitu cepat berlalu dan tak pernah kembali..."

ya..pembelajaran penting itu adalah waktu itu cepat berlalu dan tak pernah kembali.
ya..tiga tahun itu begitu cepat berlalu..malah 21 tahun hidup saya ini begitu cepat berlalu..rasanya baru kemaren2 saya masi menghapus ingus saya pake tangan dan membentuk satu garis lurus di pipi, baru kemaren rasanya saya maen maen becekan di halaman rumah.
waktu itu begitu cepat berlalu, dan waktu tidak bisa diputar lagi, tidak bisa kita rewind ke waktu waktu yang kita inginkan. dan tidak pula bisa kita percepat.
waktu itu begitu cepat berlalu, dan memang tidak terasa saja. bagaimana kita menyikapinya, bagaimana kita mengisi waktu waktu itu, mengorganisir, menggunakan, dan lain sebagainya. sehingga kecepatan berlalunya waktu tidak sia sia. sehingga tidak terjadi penyesalan jika waktu tersebut berlalu.

jika sekarang ternyata mengalami sebuah penyesalan karena tidak bisa menggunakan atau memaksimalkan waktu yang telah berlalu, ya mau gimana lagi. kembali lagi, waktu tidak bisa di rewind, tidak bisa diputar ulang sekehendak hati. dan percuma juga menyesali kehilangan waktu yang lalu. toh dengan penyesalan itu, menghilangkan waktu sia sia juga.

waktu itu begitu cepat berlalu, kini, isilah waktu waktu itu dengan hal hal terbaik, hal hal yang meminimalisir atau mungkin tidak menimbulkan penyesalan di kemudian hari dengan berlalunya waktu begitu saja.

Friday, August 27, 2010

Jembatan Penyebrangan (part II), TA (tugas aa') , dan segala ketersesakan

wah...sudah lama ternyata saya gak ngepost lagi...terakhir bulan juli..ck ck ck ...
selama rentang waktu itu...hati ini sungguh ingin sekali menulis...tentang unek unek dan semua hal diantaranya..(lebai pisan edan).
tapi bener...pengen nulis tapi gak bisa...waktu bagi saya belakangan ini merupakan suatu yang harus ekstra di manage...hihihihi...

oiya...sebelumnya berhubung sekarang bulan ramadhan...saya mohon maaf lahir bathin bagi pembaca yang budiman (blog gw ini ada yang baca gak sih?? ck ck ck ) atas semua kesalahan yang sengaja atau pun tidak saya lakukan...moga di ramadhan kali ini kita bisa menjadi manusia yang lebih sempurna di banding sebelumnya...amiin..

berhubung di judul post-an nya diawali dengan anak kalimat "Jembatan Penyebrangan (part II)" saya punya sedikit pengalaman unik lagi dengan kebiasaan yang satu ini...
berhubung beberapa waktu lalu saya terlalu terhimpit (apa sih bahasanya) dengan masalah kuliahan especially TA (tugas akhir),,,dengan kepala penuh acak acak an...(tambah gak jelas bahasanya) saya melakukan satu kegiatan yang lagi digemari...tet tot tet..benar!!! ngelamun di jembatan penyebrangan...tapi kali ini unik...selain ditemani minuman dingin dan rokok pastinya...saya ditemani seekor kucing...kucing remaja yang mulai mempelajari kejamnya dunia ini...kucing sombong sok masang tampang innocent yang udah di goda2in tetap aja gak mau deketin saya...kurang ajar emang tu kucing...kucing malang yang kayaknya gak punya seekor induk tempat berkeluh kesah...
berikut beberapa kisah harian dijembatan penyebrangan bersama kucing sombong
hari pertama:
ini kucing bener2 sombong...digodain gak mau..maunya masang mata serem..dan duduk satu tangga di bawah tempat saya duduk..
hari kedua:
ini kucing udah mulai mau duduk di samping saya..haha..ternyata godaan saya jitu juga..
hari ketiga:
kami telah mulai akrab...udah mulai saling belai-belai an..cubit-cubitan...dan dia muali menggigit...terharu..
hari keempat:
kami sudah mulai kayak orang pacaran...haha

satu yang unik dari hubungan kami...saya dan si kucing selalu nongkrong disana pada waktu yang sama...dan meninggalkan TKP pada saat yang bersamaan juga...ck ck ck ajaib..
dan satu juga yang bisa di ambil pelajaran dari si kucing...di dunia yang fana ini...kucing penyendiri ini berjuang mempertahankan hidup...terlihat dari bekas bacotan di pelipis matanya (mungkin waktu nyuri ikan di salah satu rumah di sekitar sini), bekas bulu yang copot (mungkin abis ditendang anak-anak ingusan yang sok jago, atau di cakar,,,ahh nasib mu cing), warna pupil nya yang beda, satu ijo satu abu abu..(udah katarak lo cing??? ck ck ck ), padahal ini kucing masih remaja..dilihat dari mungil sosok nya...dia sudah mulai mencoba memecahkan karang kehidupan (ca elah) berjuang mempertahankan hidup...
bertolak belakang dari berita2 yang beredar saat itu..dimana di setiap media informatika bertebaran berita aksi bunuh diri..yang loncat gedung lah..loncat galah lah...ina lah inu lah..
kucing aja mencoba mempertahankan hidupnya...masa manusia dengan pikiran sempitnya mencoba mengakhiri hidup...emang mudah apa mati itu...harus mempertanggungjawabkan perbuatan kita selama hidup..apa lagi kalo mati dengan cara bunuh diri...Tuhan gak bakalan nerima...masya alloh..

tapi sayang...keromantisan saya bersama si kucing cuma bertahan empat hari...disaat kami saling memadu kasih...dia gak datang lagi di hari kelima...kemana yah tu kucing..moga masih sehat-sehat aja...mungkin para pembaca yang budiman bertanya2..kok segitunya sama kucing kampung yang udah belel...tapi disitulah..saya melihat sosok kesendirian pada kucing tersebut...sosok kesendirian yang tidak mau mengalah pada jalan hidupnya...sosok kesendirian yang berjuang dengan apa yang benar menurut nya...saya sedikit teringat dengan diri sendiri...sesungguhnya kita itu sendiri di dunia ini...menghadapi semua karang buat diri kita sendiri...sering mengerjakan pekerjaan sendiri...mandi sendiri...boker sendiri...(masa ditemani..ihhh)

oke..itu sedikit cerita tentang kucing motivator yang kuat...oiya..dia pernah senyum sama saya..benar-benar senyum...!!!!

oke lanjut..
sub judul dari judul post ini..
TA (tugas aa') dan segala ketersesakan

ehem...saya sekarang berada pada tahun akhir masa perkuliahan...
seperti pada mahasiswa tingkat akhir di lembaga pendidikan tinggi lainnya...saya juga punya TA cuy...ck ck ck ...kirain kagak pake TA TA an...
TA (tugas akhir) adalah salah satu syarat sebagai penutup program perkuliahan,,atau dalam kata lain juga bisa disebut skripsi..TA ini biasanya identik dengan skripsi ala mahasiswa teknik...
dan TA itu adalah sesuatu yang memusingkan...ck ck ck
bener bener memusingkan...apa yang kita usulkan dengan TA kita selalu menjadi bulan-bulanan dosen pembimbing...mulai dari komen yang menjatuhkan semangat dari dosen pembimbing...sampai bener-bener jadi bulan-bulanan dosen pembimbing karena kerjaan belum jadi..haha..saya sering mengalami ini...
sampai-sampai beberapa teman mem-plesetkan TA dengan nama tugas aa'...aa' dosen pembimbing...haha...
TA adalah sesuatu hal yang mengancam keberlangsungan status seorang mahasiswa menjadi ex-mahasiswa...benar-benar menguras energi dan pikiran...ck ck ck ..sapa sih yang memulai atau menawarkan ide kalau seorang mahasiswa itu sebelum lulus musti bikin sebuah TA???? selamat...anda telah sukses membuat saya pusing dan panik...
tapi...ada tapi nya nih...
sebuah TA itu juga seseatu yang mengasikkan...kita bisa meliarkan pikiran dan ide kreatif dalam pembuatan TA...mulai dari ide dan konsep TA kita (apalagi yang jurusan teknik..bisa meliarkan pikiran untuk membuat sesuatu hal yang baru...istilahnya konsep ide terbarukan)..sampai membuat ide kreatif waktu begadang mengetik karya tulis...membuat ide kreatif untuk selalu terjaga di malam hari...ada yang pake kopi...pake garam...sampai pemalsuan surat ketidakhadiran karena dikejar deadline pengumpulan prospek penulisan...haha..semua telah saya lalui..dan merupakan sebuah ketersesakan yang manis...
bercerita tentang penyusunan TA ini tidak habis-habisnya...selalu ada cerita menarik dibaliknya...kocak lah...

dan sekarang..saat ini...saya telah bisa berlapang dada dengan segala yang berhubungan dengan TA...tadi siang baru kelar sidang...dan dengan lantangnya dosen pembimbing saya mengumumkan kelulusan dengan predikat baik...alhamdulillah...walaupun sempat ditunda dua kali...pertama karena memang badan yang kurang vit..dan kedua memang karena dosen pembimbing dan penguji nya lagi sibuk...dan semua berjalan dengan lancar...
sedikit bercerita dengan pengalaman sidang...ini merupakan momen yang membuat saya melakukan persiapan yang sedikit ekstra...terakir saya melakukan persiapan yang ekstra..itu udah jaman SD dulu...waktu ikutan lomba senam aerobik antar SD..dan waktu arak-arak an khatam qur'an...hahaha..lama banget...
dan semua ini merupakan sebuah pengalaman yang memberikan pengajaran tersendiri...terlebih bagi diri sendiri...

wah...
dah panjang aja postingannya..
udah dulu ah..
dah ngantuk..
mana bentar lagi mau sahur lagi...
akhir kata..
wassalamualaikumwarhamatullahiwabarakatu...
hehe

Saturday, June 12, 2010

fenomena apa?

hmm..
gimana memulai post ini yah..
gini..
pernahkah anda melihat sosok seseorang yang anda kenal di dalam sosok seseorang yang baru anda kenal beberapa saat???

saya sering mengalami hal seperti itu..ketika baru kenal seseorang...saya mendapati sosok temen ato orang yang pernah dikenal sebelumnya dari sosok yang baru ini...misalnya sikap dan tingkah laku...gaya bahasa..gaya bicara..ketawa..ato malah kepribadian nya mirip2 serupa...
ini sungguh membingungkan..
mungkin gara2 saya jenis orang yang rada observasi lingkungan yah..saya waktu baru mengenal sesorang..selalu mengamati satu per satu orang..mencoba mempelajari sosok mereka terlebih dahulu sebelum menjerumuskan diri untuk dekat atau ngobrol bareng mereka...
jadi..orang yang bari kenal..pasti menganggap saya orang pendiam dan sopan (hahaha)..

tapi dengan kebiasaan observasi ini...saya sering menemukan sisi menarik dari seseorang langsung beberapa saat setelah kenalan..ato beberapa waktu lah..dan yang paling unik menurut saya...saya dengan sendirinya dapat menarik kesimpulan kalo orang ini mirip dan rada sama dengan orang yang sudah saya kenal sebelumnya...

ini termasuk aneh...
pikir saya...
gimana saya bisa mendapatkan kemiripan antara si A dengan si B...
tapi biasanya kemiripan itu tadi..tingkah laku..gaya bahasa...tindak tanduk..
yang pada dasarnya sama orang2 lain rada butuh waktu lama untuk menyadari...
tapi saya dengan cepatnya bisa menyadari...
contohnya beberapa waktu lalu...
saya ikut salah satu kegiatan seni (sanggar seni) di bandung ini..
dan kenalan dengan beberapa orang baru...
beberapa menit ato malah mungkin detik setelah kenalan...saya dapat langsung memutuskan klo ini orang mirip dengan orang yang sudah saya kenal sebelumnya...
saya dapat menemukan kepribadian orang lain di diri orang yang baru saya kenal...
aneh..
bener2 aneh,,,
dan ketika saya tanyain sama salah satu temen...
terjadi pembicaraan kayak gini..

A= saya sendiri...T=temen

A: eh tau gak..si A itu mirip loh sama si anu
T: mirip gimana???jauh dari kemiripan tuh, orang mukanya jelas2 beda..(ketawa)
A: mirip lho..tingkah lakunya...inget gak dia gini2 (saya mempraktekkan beberapa gerakan yang dilakukan tersangka) mirip sama si anu waktu gitu juga,
T: gak meratiin gw..mata lw dah rabun kali..
(:hammer..mata gw negatif..bukannya rabun)

setiap orang yg saya tanyain..pasti meres otak buat mikir bener apa kagak kesimpulan saya...tapi saya yakin klo emang saya dapat menemukan kepribadian orang lain di dalam kepribadian seseorang...
tapi dengan garis bawah...orang2nya sudah saya kenal sebelumnya...

ini masuk fenomena aneh menurut saya...
tapi menarik..
sosok sapa lagi yang bakal hadir di pertemuan baru ntarnya...

kembali lagi ke awal saya yang tipe orangnya observatif..
(mang ada yah tipe orang observatif??)

saya bakal diam dan mencoba mempelajari orang yang baru saya kenal...dan siap2 lah berhadapan dengan kebisuan saya ntar klo kita ketemu...

hehehhe..

dan siap2 dengan penilain saya...(yang kadang2 bener2 pedas menurut saya..)

tapi di ilmu psikologis..
apa ada yah fenomena ini di kenal???
saya jadi pengen tau...
fenomena apa ini sebenernya...
fenomena ketika kita mendapati sosok atau kepribadian orang lain di dalam diri seseorang...

Wednesday, June 2, 2010

trotoar jalan dan jembatan penyebrangan

just info dan sedikit curhat..:P
saya punya kebiasaan baru akhir2 ini...setiap pulang kuliah baik sore ataupun malam..suka "beredar" alias kongkow2 sendirian di pinggir jalan..tepatnya di trotoar jalan..duduk di pinggir trotoar arah ke jalan..melihat orang2 yang lalu lalang atopun mobil dan motor yang lewat..enak ternyata..melihat berbagai variasi kehidupan..mulai dari dua sejoli yang berpengangan tangan dan berangkul kasih (bahasanya ampun gw)..tukang siomay yang berusaha menghabiskan dagangan..tukang minyak yang dengan lantangnya berteriak "minyaaaaaakk" demi segenggam uang buat istri dan anaknya yang saya gak tau siapa...melihat motor dan mobil yang kejar2an dengan waktu..yang tidak saya ketahui arah tujuan dan maksud mereka berpacu2 tanpa sebab..itu sih menurut saya..sapa tau mereka memang berpacu dalam waktu yang makin sempit kalo di jalanin (ini khusus bagi saya sendiri)..melihat mahasiswa mahasiswi menyebrang jalan dari dan ke arah kosan masing masing,,yang saya juga gak tau apa yang membuat mereka suka banget menyebrangi jalan..walopun kadang2 berpacu dengan tukang pacu bermesin alias mobil dan motor tadi...
melihat dan memperhatikan orang orang yang tetap gak tau isi benak nya...
memang sih saya cuma duduk di pinggir trotoar bertemankan minuman ringan dan beberapa pucuk rokok yang pada waktu nya akan memicu tuas pelatuknya dan membawakan penyakit buat diri sendiri..(yah apa daya..orang dah kecanduan..dah tau jeleknya juga pasti ngelakuin lagi)
memang cuma duduk dan memperhatikan sekitar...tapi ada satu pembelajaran tersendiri...mengenal orang lain dengan cara observasi.. mengenal atau lebih tepatnya memprediksi cara berpikir orang2 yang di perhatikan...yah tetap aja...kita gak tau apa yang sedang dipikirkan mereka ataupun apa yang berada di otak mereka...
yah menurut saya itu asiknya...duduk2 di pinggir jalan dengan memperhatikan sekeliling...kadang bisa mengendorkan urat nadi yang terlalu tegang di area sekitar leher...karena kadang2 kelihatan hal2 yang lucu dan bikin senyum2 sendiri..(klo ada yang mengamati saya..pasti orang tersebut sudah menganggap saya gila)..dan banyak hal2 positif yang dapat di ambil..
Itu yang menarik dari duduk2 pinggir jalan tadi...
sekali lagi menurut saya..
gak tau juga menurut preman2 pinggir jalan apa yang disukai mereka duduk2 di pinggir jalan..kan kita gak tau apa yang berada di pikirannya..

dan sore tadi...saya melakukan terobosan baru di bidang "duduk2" dan "observasi" ini..saya nongkrong di tangga jembatan penyebrangan...
bertambah lagi satu hal yang unik..
melihat dari ketinggian...merupakan satu hal yang menarik juga...ruang lingkup pandangan kita menjadi semakin luas...dan langit sore pun kelihatan...dan semakin luas dibanding duduk2 di pinggir trotoar..hehe..makin menjadi2 nih kelihatannya kebiasaan baru ini..
sambil mengamati hal2 kecil di sekeliling..dapat di duet kan dengan menikmati sore yang tenang...dengan melihat awan cyprus lembayung yang kadang2 ada kadang2 kagak..
menambahkan kenikmatan juga dalam hidup..walopun cuma sebentar..

finally..
this is also good to be tested

Tuesday, June 1, 2010

Okultasi dan hujan di Tobucil

Minggu, 16 may 2010
adalah hari dimana Okultasi venus terhadap bulan terjadi. Apa itu Okultasi?. Okultasi adalah terhalangnya objek langit oleh objek langit lain yang dilihat dari bumi, bisa dibilang gerhana. Tapi ada ketentuan, sesuatu bisa di bilang okultasi jika jarak antara kedua objek langit tersebut kecil dari jari2 objek yang menghalangi...jadi gini..dalam kasus okultasi Venus-Bulan, jarak kedua objek langit tersebut harus kecil dari jari2 bulan..jarak yang dimaksud bukan jarak antara bulan dan venus..kalo itu mah jauh banget..tapi jarak yang dibentuk dari pengamatan yang dilihat dari bumi sebagai titik acuan.
Dalam pergerakan benda-benda langit, ada saat dimana 3 benda langit atau lebih berada dalam posisi sejajar. Untuk kasus ketika Bumi dan 2 benda lainnya mengalami kesejajaran, Peristiwa seperti ini dikenal sebagai okultasi, Peristiwa mirip lainnya yakni transit merupakan peristiwa di saat sebuah benda langit dekat yang tampak lebih kecil melintasi piringan obyek jauh yang lebih besar, seperti transit Venus atau Merkurius ketika melintasi piringan Matahari. Peristiwa transit ini juga yang dipakai sebagai salah satu metode dalam pencarian planet di luar Tata Surya.
ini gambar okultasi yang terjadi tanggal 16 may

Nah, berhubung ada momen Okultasi ini, Komunitas Langitselatan mengadakan talk show dan cuap cuap bersahabat di Tobucil. Acara ini seharusnya di hadiri teman2 Langitselatan, namun sayang yang dateng cuma dua orang (termasuk saya ...:peace) dan para petinggi Langitselatan. Sedikitnya temen2 Langitselatan datang dikarenakan cuaca yang buruk, hujan lebat banget, saya juga maksain dateng (kapan lagi gitu). tapi tetep seru, talk show berubah tema menjadi "ngobrol2 sore2 yang hujan". Kami terfokus pada infokus yang dipake, dan mas Ferry yang menjadi "tukang obrol" utama. pembahasan yang menarik, ditambah beberapa dari komunitas atau club lain yang lagi berada di Tobucil ikutan nimbrung,, jadi tambah seru. Dalam pembahasan, dapat di tarik kesalahan yang ditampilkan media2. media2 terlalu mendramatisir kayaknya, mereka bilang kalau okultasi venus-bulan selanjutnya akan terjadi 50 atau berapa puluh tahun lagi, lupa juga...tapi setelah dapet penjelasan dari mas Ferry, ternyata di tahun 2010 aja ada tiga kejadian okultasi Venus-Bulan, dan salah satunya ya tanggal 16 may yang lewat. (sebenernya ni post terlalu basi kayaknya..tapi gak apa apa lah)
nah untuk pengen tau lebih apa dan gimana sih Okultasi itu..bisa klik disini

Ada share dikit, saya kan ikutan tuh acara gath dan kumpul2 LS dengan tema Okultasi yang udah disampaikan. saya adalah peserta pertama yang hadir (pertamax gan), orang kedua aja dateng pas obrolan dah dimulai, kenalan sama orang kedua ini ternyata dapet koneksi juga, beliau merupakan aktifis komunitas astronomi UPI (Cakrawala). dapet link buat ngamat via teropong landas bumi kecil2an di UPI ntar,,,wheheheh,,

Dan yang paling bikin memorizing bgt yaitu Tobucil itu sendiri, sebuah rumah kecil bertamankan pohon dan bunga2 yang asri bgt lah, keren lah pokoknya, dan dijadikan tempat pertemuan komunitas2 dan club2, mulai dari komunitas/klub filosofi, klub baca, klub nulis, klub akustikan, banyak dah, yang jadwal nya, atau yang ngumpul di tobucil tiap hari beda2. jadi kalau maen kesana, kayaknya seru, bisa ikutan ma beberapa klub yang pada ngumpul disana. Dan yang unik, jualannya Tobucil, hand craft semua, plus buku2 (bisa dibilang buku2 "aneh" soalnya gak pernah keliatan di toko buku besar (atau saya yang capek nyari)). saya sempet beli buku bacaan, dan buku yang diberi judul "sketch book" yang aseli handmade dan dari kertas daur ulang, menarik banget. (tapi yang namanya handmade tetep mahal..T-T)..

ini sedikit penampakan Tobucil
Suasana Tobucil yang asri

salah satu kegiatan di Tobucil


sekian dulu post kali ini, banyak yang pengen ditulis sih, tapi masi rada susah nyusunnya, ntar kalo ada waktu tak nulis lagi..

Sunday, May 2, 2010

uranus dan para kesatrianya

beberapa hari ini, gondok gara2 gak sempet nonton hujan meteor lyrids, kembali tanya2 om gugel, nyari komunitas astronom, dan nemu.
setelah sekian lama nyari2, nanya2 (walaupun gak terlalu intens), semalem nemu situs komunitas astronom, langitselatan.
isinya mantep abis, pembelajaran buat yang minat ama astronomi. walopun banyak yang gak ngertinya, ya namanya juga belajar, apa salahnya, toh dulu emang gak tau apa-apa sampe orangtua kita ngajarin benda2.
Karena mulai mengamati langit lagi, ane sambil belajar di langit selatan, juga buka2 ane punya peta langit. ane punya stellarium, peta digital, yang update juga lah ma langitnya.
Dulu pas pertama punya, gak terlalu sering make dengan banyak alasan yang gak mungkin dijabarin satu-satu.
Dibuka tuh skymap, perbesar,,perbesar,,perbesar...nemu uranus.
Subhanallah,,,cantik banget.
Pengamatan tengah malam yang menakjubkan.
apalagi uranus yang berevolusi bareng bulan-bulannya, bukan bulan-bulanan, tapi emang bulan kepunyaan uranus.
bulan-bulan uranus itu yaitu:
  • Ariel
  • Miranda
  • Umbriel
  • Titania
  • Oberon


bisa diliat di gambar,,,
uranus dengan bulan-bulannyal..
kayak seorang pemimpin dengan para tangan kanannya,,,

keren yah,,,

Saturday, April 17, 2010

the first


ada cerita nih....
kampus ane kan ultah tuh tanggal brapa yah (lupa...hahaha)...jadi diadakan event2 buat ngerayainnya...mulai dari olahraga...corat coret...nyanyi-nyanyi...etc.
nah...puncaknya tuh acara kontes band (lha kok kontes...kayak kontes dalam kalimat "kontes miss waria" aja..nyaha...buat selanjutnya disebut polman indiefest...) di kampus...rada banyak sih yang ikutan,,,tapi sayang cewek2 gak ada...kampus ane isinya mayoritas cowok gan... :hammers
temen2 ane (buat selanjutnya disebut pihak 1), ada yang ikutan...manggungin lagu Marjinal dengan single nya negeri-negeri dan The Stroke dengan single nya 12:51...pihak 1 beranggotakan 4 personil...temen yang laen ada juga sih yang ikutan memanggungkan diri...personilnya juga opatan...
dua hari yang lalu,,,lagi kongkow2 di kantin kampus...dua orang temen dari pihak 1 lagi ngebahas latihan mereka buat ngisi acara di polman indiefest..biasanya mereka juga sering ngikutin ane buat ngebahas lagu2 ato hasil latihan mereka (kayak grupis aja ane... :hammer)

katanya nih...gak mantep kalo gak ada rithym...dan secara tidak sengaja ane direkrut buat ngisi rithym... bah..kaget kan...yaudah diikutin aja benang merah nya,,,daripada dimarahin dalang....
malemnya ikutan latihan...wanjrot..lagu negeri-negeri nya rada bikin capek...

dan waktu cepat berlalu..



tadi siang manggung nya,,,my first,,,terjadi tremor lokalisasi pada lutut...vibrasi berlebihan pada jantung,,,dan panggung panas...
sempet ilang beberapa chord,,,amnesia sementara pada otak...(kayak sinetron2 aja)
dan amnesia pun hilang...chord kembali di tangan...
jingkrak2an berlebihan buat ngilangin tremor dan vibrasi tadi...kembali menguasai diri...
dan walhasil...tampil dengan cukup memuaskan...walopun yang tereak2 pada kami cuman dari temen2 satu prodi dan beberapa kenalan...thanks for you all...

that is my first gigs...(seumur2...udah segede bangong gini badan..ini baru yang pertama kali...wew)

tibalah pada acara puncak...dimana panitia mengundang beberapa band indie bandung,,,diantaranya too weak to dance , arabian peanut , glory of love , and buckskin bugle .
pokoke mantep semua...bisa ngilangin tremor akut tadi secara langsung...sampe amnesia kalo tadinya tremor...hahaha
jingkrak-jingkrik lagi...walopun gak semua lagu-lagunya ane tau.. :hammers

yang penting polman indiefest mantep...sayang tahun depan gakbisa ikutan lagi...dah keburu tamat..(amiiiin)..nu penting,,,cayoo polman...keep semangat...

Wednesday, April 14, 2010

kayak burung phoenix



halo semua (itu pun kalo ada yang baca :hammer)

berawal dari dapet kado ulang tahun (ulang tahun ke 21 masi dapet kado,,,lol) berupa modem CDMA yang kadang-kadang cepet kadang-kadang lemot (baca:lelet abis)...
ane install tuh modem...di running...inget punya blog yang dah dari tahun kuda gigit besi di bikin tapi gak ada post yang baru...ane tersadarkan kembali...yihaaa...

ane (dalam hati): "wah mumpung dah punya modem...mending nge blog lagi"
lapi ane (baca:laptop) : "gila luh????...lelet gini..."
ane: "biarin lah...kan lagi mumpung"

*bimbingan orang tua: adegan diatas adalah modus pelebayan aja..

dan hadirlah junkyard ini..
ane ngambil tema junkyard gara2 beberapa hari lalu maen game PC burnout paradise city
yang mana waktu milih mobil nya kita harus masuk junkyard (tempat mobil rongsokan)...melihat adegan itu ane langsung ketawa aja...gokil juga nih..dari situ ane ngambil tema junkyard...soalnya blog ane tuh dah kayak tempat sampah aja...di bikin tapi gak di gubris...di bikin lagi gak digubris lagi,,,untuk selanjutnya kita sebut saja blog ane dah pada mati...innalillahi...moga diberikan tempat yang baik di recylce bin nya server google...(blog nya udah ane delete)

nah...dari debu kremasi blog yang lalu...lahir lah si junkyard ini...istilah sumenep nya REBORN....kayak burung phoenix yang lahir lagi dari debu bekas terbakarnya si burung waktu mati...


tapi nih junkyard...walopun tempat mobil rongsokan...tapi isi nya masi blom ada...maka dari itu...buat semua..tolong saran dan kripik nya buat jadiin junkyard ini menjadi tempat rongsokan yang paling gak terlalu rongsok....